Translate

Rabu, 03 Januari 2018

Kerja Sama Psikologi dan Linguistik

Kerja sama secara langsung antara disiplin linguistik dan psikologi sebenarnya sudah dimulai sejak 1860, yaitu oleh Heyman Steinthal, seorang ahli psikologi yang beralih menjadi ahli linguistik, dan Moritz Lazarus seorang ahli linguistik yang beralih menjadi ahli psikologi dengan menerbitkan sebuah jurnal yang khusus membicarakan masalah bisikologi bahasa dari sudut linguistik dan psikologi.

Menurut Steinthal, sebuah ilmu psikologi tidak mungkin dapat hidup tanpa sebuah ilmu bahasa. Juga katakannya bahwa satu-satunya jalan untuk masuk ke dalam akal manusia adalah melalui hukum-hukum asal bahasa dan bukan melalui pancaindra manusia.

Kerja sama ini lebih erat dilakukan pada tahun 1901 di Jerman oleh Albert Thumb seorang ahli linguistik dengan Karl Marbe seorang ahli psikologi, yang menerbitkan buku sebagai hasil kerja samanya. Kedua sarjana ini telah menggunakan kaidah-kaidah psikologi eksperimental untuk meneliti  hipotesis-hipotesis linguistik yang menunjukkan satu menifestasi yang lebih kuat tentang disiplin psikolinguistik, yakni sebagai gabungan psikologi dengan linguistik. Secara khusus Thumb dan Marbe telah melakukan kajian yang mendalam mengenai bahasa dengan cara melakukan kerja sama antara analisis linguistik dari analogi dengan analisis psikologi dari hubungan pertuturan bahasa.

Di Amerika Serikat kerja sama ini telah dirintis oleh lembaga Social Science Research Council dengan menyelenggarakan satu seminar pada tahun 1951 di Universitas Cornell yang mempertemukan pakar-pakar linguistik, psikologi, patologi ahli-ahli teori informasi dan pembelajaran bahasa. Mereka mencoba merumuskan hubungan-hubungan kerja sama linguistik dan psikologi.

Dasar-dasar psikolinguistik menurut beberapa pakar di dalam buku yang disunting oleh Osgood dan Sebeok di atas adalah berikut ini
1.      Psikolinguistik adalah satu teori linguistik berdasarkan bahasa yang dianggap sebagai sebuah elemen yang saling berhubungan erat.
2.      Psikolinguistik adalah satu teori pembelajaran (menurut teori behaviorisme berdasarkan bahasa yang dianggap sebagai satu sistem tabiat dan kemampuan yang menghubungkan isyarat dengan pelaku.

3.      Psikolinguistik adalah satu teori informasi yang menganggap bahasa sebagai sebuah alat untuk menyampaikan suatu benda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar