Kerja sama secara
langsung antara disiplin linguistik dan psikologi sebenarnya sudah dimulai
sejak 1860, yaitu oleh Heyman Steinthal, seorang ahli psikologi yang beralih
menjadi ahli linguistik, dan Moritz Lazarus seorang ahli linguistik yang
beralih menjadi ahli psikologi dengan menerbitkan sebuah jurnal yang khusus
membicarakan masalah bisikologi bahasa dari sudut linguistik dan psikologi.
Menurut Steinthal,
sebuah ilmu psikologi tidak mungkin dapat hidup tanpa sebuah ilmu bahasa. Juga
katakannya bahwa satu-satunya jalan untuk masuk ke dalam akal manusia adalah
melalui hukum-hukum asal bahasa dan bukan melalui pancaindra manusia.
Kerja sama ini lebih
erat dilakukan pada tahun 1901 di Jerman oleh Albert Thumb seorang ahli
linguistik dengan Karl Marbe seorang ahli psikologi, yang menerbitkan buku
sebagai hasil kerja samanya. Kedua sarjana ini telah menggunakan kaidah-kaidah
psikologi eksperimental untuk meneliti
hipotesis-hipotesis linguistik yang menunjukkan satu menifestasi yang
lebih kuat tentang disiplin psikolinguistik, yakni sebagai gabungan psikologi
dengan linguistik. Secara khusus Thumb dan Marbe telah melakukan kajian yang
mendalam mengenai bahasa dengan cara melakukan kerja sama antara analisis
linguistik dari analogi dengan analisis psikologi dari hubungan pertuturan
bahasa.
Di Amerika Serikat
kerja sama ini telah dirintis oleh lembaga Social
Science Research Council dengan menyelenggarakan satu seminar pada tahun
1951 di Universitas Cornell yang mempertemukan pakar-pakar linguistik,
psikologi, patologi ahli-ahli teori informasi dan pembelajaran bahasa. Mereka
mencoba merumuskan hubungan-hubungan kerja sama linguistik dan psikologi.
Dasar-dasar
psikolinguistik menurut beberapa pakar di dalam buku yang disunting oleh Osgood
dan Sebeok di atas adalah berikut ini
1.
Psikolinguistik adalah satu teori
linguistik berdasarkan bahasa yang dianggap sebagai sebuah elemen yang saling
berhubungan erat.
2.
Psikolinguistik adalah satu teori
pembelajaran (menurut teori behaviorisme berdasarkan bahasa yang dianggap
sebagai satu sistem tabiat dan kemampuan yang menghubungkan isyarat dengan
pelaku.
3.
Psikolinguistik adalah satu teori
informasi yang menganggap bahasa sebagai sebuah alat untuk menyampaikan suatu
benda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar